Inhu, centralpublik.com, Aktivitas pelangsiran BBM dalam jumlah besar dari SPBU kerap menjadi sorotan masyarakat, selain bisa mengganggu di...
Inhu, centralpublik.com,
Aktivitas pelangsiran BBM dalam jumlah besar dari SPBU kerap menjadi sorotan masyarakat, selain bisa mengganggu distribusi BBM bersubsidi, dan praktik penyalahgunaan BBM pun di nilai terlalu transparan.
Seperti salah satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jl. Lintas Timur, Kelesa Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu. Spbu dengan no 14.293.6112 tersebut menjual bbm jenis solar kepada oknum pelansir yang konon kabarnya di distribusikan untuk masyarakat jauh dari jangkauan spbu.
Hal senada juga di sampaikan Andi Prayitno, salah satu pengguna BBM Solar bersubsudi, (31/08/25). menurutnya Pendistribusian BBM di spbu tersebut tidak sewajarnya dan antriannya harus berdesak-desakan dengan mobil yang bertutup terpal.
"Dengan kondisi saat ini ketersediaan bbm solar sangat terbatas khususnya di Provinsi Riau, Seharusnya ada tindakan bagi oknum-oknum yang ingin meraup ke untungan ini. "kata Prayitno.
Syarial selaku maneger Spbu saat di komfirmasi di ruang kerjanya, menjelaskan pelangsiran di spbu tersebut merupakan masyarakat sekitaran Spbu, Seolah-olah sudah terbiasa dengan aktivitas di Spbunya.
"kita cuma menuruti apa permintaan para mereka (mafia pelangsir bbm solar subsidi) , nah kalo untuk awak media seharusnya bisa berkoordinasi dengan para pelaku usahanya, "kata Syarial.
Terpisah Dasri Siregar salah satu pelaku usaha langsiran BBM di spbu tersebut, saat di komfirmasi pada sabtu (30/08/25) menyarankan agar tidak melibatkan urusan pelangsiran hanya kepada.
"Kurang lebih ada 20 pelangsiran bang, jangan saya saja bang yang jadi sorotan, disitukan ada pak itam."kata Dasril.(NA)


COMMENTS