--> Berawal dari Uang Jajan Rp3.000, Apin Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tuanya Berkat Kepedulian Warga dan Kesigapan Personel Polresta Pekanbaru | central publik

$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Berawal dari Uang Jajan Rp3.000, Apin Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tuanya Berkat Kepedulian Warga dan Kesigapan Personel Polresta Pekanbaru

  PEKANBARU –Centralpublik.com, Senyum haru dan rasa syukur menyelimuti sebuah rumah sederhana di kawasan Jalan Riau, Kota Pekanbaru. Seoran...

 


PEKANBARU –Centralpublik.com,

Senyum haru dan rasa syukur menyelimuti sebuah rumah sederhana di kawasan Jalan Riau, Kota Pekanbaru. Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun bernama Apin akhirnya dapat kembali ke pelukan kedua orang tuanya setelah sempat hilang dan membuat keluarganya panik mencari ke mana-mana.Pada Selasa, 28 Juli 2026 sekira pukul 15.30 


Peristiwa bermula ketika Apin meminta uang sebesar Rp3.000 kepada ibunya untuk membeli jajanan. Tanpa disadari, bocah kecil itu berjalan semakin jauh dari rumah hingga tiba di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Riau. Karena masih terlalu kecil, Apin tidak lagi mengetahui jalan pulang.


Beruntung, kepedulian masyarakat menjadi awal dari kisah mengharukan ini. Apin ditemukan seorang juru parkir yang melihatnya berjalan seorang diri. Demi memastikan keselamatan anak tersebut, juru parkir kemudian membawanya ke petugas keamanan (security) Toko Kue Harves di Jalan Riau. Selanjutnya, pihak security mengantarkan Apin ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru agar segera dilakukan pencarian terhadap keluarganya.


Setibanya di SPKT, personel piket Brigadir Yesica, Brigadir Nora, dan Briptu Panji langsung bergerak cepat. Berbekal keterangan yang masih terbatas dari Apin, mereka berupaya mencari alamat rumahnya menggunakan kendaraan dinas roda empat Patroli Pamapta. Namun, setelah menyusuri sejumlah lokasi, rumah Apin belum juga berhasil ditemukan.


Tidak ingin menyerah, Brigadir Yesica dan Brigadir Nora kemudian mengambil inisiatif menggunakan sepeda motor agar lebih mudah memasuki gang-gang kecil yang tidak dapat dilalui mobil. Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil.


Di salah satu gang di belakang Toko Kue Harves, keduanya bertemu dengan seorang anak yang mengaku sebagai saudara Apin. Anak tersebut mengatakan bahwa kedua orang tuanya sejak tadi sedang cemas dan berusaha mencari keberadaan Apin.


Tanpa menunggu lama, Brigadir Yesica dan Brigadir Nora segera mengantarkan Apin pulang. Tangis haru pun pecah saat bocah kecil itu kembali berada dalam pelukan kedua orang tuanya yang sejak tadi diliputi rasa khawatir.


Momen sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri bukan hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan.


Keberhasilan mempertemukan kembali Apin dengan keluarganya juga tidak lepas dari kepedulian masyarakat, mulai dari juru parkir, petugas keamanan Toko Kue Harves, hingga kesigapan personel SPKT Polresta Pekanbaru yang tidak mengenal lelah dalam memastikan seorang anak dapat kembali dengan selamat ke rumahnya.


Di balik kisah ini, tersimpan pesan penting bagi para orang tua agar senantiasa mengawasi anak-anak saat bermain maupun ketika keluar rumah. Sementara itu, sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat menghadirkan kebahagiaan yang begitu besar bagi sebuah keluarga.


"Melindungi, Mengayomi, dan Melayani bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata demi memberikan rasa aman kepada masyarakat."(SB) 

COMMENTS

[HOT NEWS]$type=slider$snippet=hide$cate=0

Nama

Duri,2,Ekonomi,14,Hukum,28,Jambi,4,Kampar,10,Kesehatan,6,Nasional,43,Pekanbaru,34,
ltr
item
central publik: Berawal dari Uang Jajan Rp3.000, Apin Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tuanya Berkat Kepedulian Warga dan Kesigapan Personel Polresta Pekanbaru
Berawal dari Uang Jajan Rp3.000, Apin Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tuanya Berkat Kepedulian Warga dan Kesigapan Personel Polresta Pekanbaru
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBmdkAzn0q4eAEHb-fgstAaY6f8SfwZl3B5nWerfD1POH3YMXLbx27G3UUdAd5dARVmG3A1T07O3k0E_69mIJO34cTsMALR-DZ2D5XXZcf56uDuLqjSr-j6VAcMr19vgQCp80auSyantNlhBAjRzvHUSfQ4EM3oFwuDh2lXd9bcOsWXChWtYPq9ZduGTE6/s320/1001360097.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBmdkAzn0q4eAEHb-fgstAaY6f8SfwZl3B5nWerfD1POH3YMXLbx27G3UUdAd5dARVmG3A1T07O3k0E_69mIJO34cTsMALR-DZ2D5XXZcf56uDuLqjSr-j6VAcMr19vgQCp80auSyantNlhBAjRzvHUSfQ4EM3oFwuDh2lXd9bcOsWXChWtYPq9ZduGTE6/s72-c/1001360097.jpg
central publik
https://www.centralpublik.com/2026/07/berawal-dari-uang-jajan-rp3000-apin.html
https://www.centralpublik.com/
https://www.centralpublik.com/
https://www.centralpublik.com/2026/07/berawal-dari-uang-jajan-rp3000-apin.html
true
2780326697590592498
UTF-8
Loaded All Posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy